FAQs

Frequently Asked Questions (FAQs)

Q: Dimanakah tempat Dokter praktek?
A: Sekarang ini saya bekerja sebagai seorang Dokter Umum di Siloam Hospitals Buton, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara

Q: Mengapa Dokter membuat blog kesehatan seperti ini?
A: Saya sangat percaya bahwa pasien berhak untuk mendapat penjelasan yang detil mengenai keluhan maupun penyakit yang dideritanya dari seorang dokter. Dalam era digital seperti sekarang ini, informasi kesehatan dengan mudahnya dapat diakses melalui blog ataupun website. Sayangnya, blog ataupun website kesehatan dalam Bahasa Indonesia yang ditulis oleh dokter jumlahnya sangat sedikit sehingga pasien yang kurang fasih berbahasa asing seringkali mendapat kesusahan mencari informasi mengenai keluhannya. Oleh karena itulah, saya berinisiatif untuk menulis artikel-artikel kesehatan tersebut supaya kesenjangan itu mencapai titik terangnya.

Q: Dok, mengapa artikel yang dokter tuliskan sangat panjang dan tidak seperti blog kesehatan lainnya?
A: Sebenarnya saya sendiri tidak ingin menuliskan artikel yang panjang-panjang, namun agar pembaca mendapat informasi yang detil dan akurat, penulisan yang “kelihatannya” ribet dan panjang ini tidak dapat dielakkan. Saya percaya walaupun kelihatannya panjang, informasi yang dituliskan ini pastinya akan memberikan pencerahan dan pengertian yang mendalam bagi para pembacanya.

Q: Dok, apakah ada perbedaan penulisan antara informasi kesehatan untuk non-medis dan tenaga medis di blog ini?
A: Tentu ada. Perbedaan utamanya terletak pada istilah kedokteran yang digunakan. Apabila pembaca sempat melihat artikel untuk tenaga kesehatan, maka tentunya kalian akan kebingungan karena istilahnya sangat bervariasi dan sulit dimengerti (bagi yang tidak mengetahui istilah kedokteran). Oleh karena itu, bagi para pembaca non-medis (para pasien) harap diperhatikan kategori artikel kesehatan yang dibacanya.

Q: Dok, saya pernah mencoba membuka daftar pustaka yang dicantumkan oleh Dokter, namun mengapa bahasanya sulit untuk dimengerti?
A: Sumber referensi (daftar pustaka) yang saya gunakan adalah jurnal kedokteran internasional (dalam Bahasa Inggris) dan beberapa buku pedoman kedokteran (textbookatau pedoman lainnya) sehingga bahasa yang digunakan disana adalah bahasa kedokteran. Mengapa saya tidak menggunakan referensi dari blog atau website kesehatan? Jawabannya: di dalam dunia kedokteran, referensi utama adalah jurnal penelitian, tingkat kepercayaan dan tingkat kredibilitasnya paling tinggi. Adanya artikel kesehatan untuk pasien yang bersumber dari jurnal penelitian berarti artikel tersebut sangat bisa dipercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Q: Apakah saya boleh memohonkan judul artikel kesehatan tertentu kepada Dokter?
A: Tentu saja boleh. Anda hanya perlu untuk mencantumkan nama, alamat email, dan topik yang diminta pada formyang telah tersedia.

Q: Apakah jasa konsultasi yang Dokter berikan di blog sama seperti dokter-dokter yang berpraktik di klinik atau rumah sakit?

A: Tentu saja berbeda.Disini, Saya hanya memberikan informasi kesehatan berdasarkan dari keluhan yang Anda ceritakan. Saya tidak memeriksa dan tidak melihat pasien secara langsung sehingga tentunya sangat berbeda dengan dokter yang berpraktik langsung. Oleh karena alasan tersebut, setiap informasi yang anda dapatkan dari blog ini lebih baik tetap anda konsultasikan lagi dengan dokter yang merawat Anda. Sekali lagi, Saya hanya berusaha memberikan pengetahuan atau informasi kesehatan supaya Anda lebih mengerti tentang kondisi tubuh Anda.

Q: Apakah perlu untuk berkomentar dalam artikel yang Dokter post di blog ini?

A: Saya akan sangat berterima kasih apabila para pembaca memberikan komentar dan masukan yang baik di dalam artikel yang telah dibaca. Hal tersebut tentunya dilakukan dengan tujuan supaya mereka yang baru ingin membaca tahu apakah artikel tersebut berfaedah atau tidak. Selain itu, banyaknya komentar akan membuat post tersebut masuk dalampopular posts.

2 Comments

  1. Ellenika said:

    Dear dr. Ian,

    Mohon bantuannya untuk sharing topik mengenai Premarital test atau vaksin yang perlu diambil untuk mempersiapkan pernikahan dan kehamilan.

    Terima kasih atas perhatiannya.

    Best Regards,

    Ellenika

    December 15, 2015
    Reply
    • Ellenika, dalam waktu dekat akan saya tuliskan mengenai premarital test yang umumnya diperiksa sebagai persiapan pernikahan.

      Regards,
      dr. Ian Huang

      December 17, 2015
      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *